Cara kerja Subnetting dan konsep Subnetting

Assalamualaikum Wr.Wb

   kembali lagi di blog sederhana saya kali ii saya akan membahas tentang cara kerja supnetting beserta konsep dari supnetting.

Latar belakang
    Subnetting adalah teknik memecah network (jaringan komputer) menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil.

Maksud dan tujuan
     memahami dan mengetahui cara kerja dan konsep sunetting.

Pembahasan
    Subnetting adalah teknik memecah network (jaringan komputer) menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil. Subnetting hanya dapat dilakukan pada IP Address kelas A, kelas B, dan Kelas C saja. Dan dengan teknik subnetting, maka suatu network dapat menciptakan beberapa network tambahan, tetapi hal itu sayangnya bisa mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut.
    Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya.
    Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.
Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan BROADCAST ADDRESS.
    Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang saya tampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:
    Subnetting menyediakan cara yang lebih fleksibel untuk menentukan bagian mana dari sebuah 32 bit IP adddress yang mewakili netword ID dan bagian mana yang mewakili host ID.
    Dengan kelas-kelas IP address standar, hanya 3 kemungkinan network ID yang tersedia; 8 bit untuk kelas A, 16 bit untuk kelas B, dan 24 bit untuk kelas C. Subnetting mengizinkan anda memilih angka bit acak (arbitrary number) untuk digunakan sebagai network ID.


Hasil yang diharapkan
    Dapat memahami cara kerja dan konsep subnetting

      sekian yang dapat saya sampaikan,semoga bermanfaat bagi para pembaca. jika ada kesalahan dalam penulisan mohon maaf. 

Referensi
 https://www.indoworx.com/subnetting-dan-subnet-mask/
 http://yahyadprj46.blogspot.com/2016/10/cara-kerja-subnetting.html
READMORE
 

Pengenalan Dynamic Routing

Pendahuluan
Assalamualaikum Wr.Wb.

Kembali lagi di blog sederhana saya, kali ini saya akan sharing tentang Pengertian Routing dynamic. Jika teman-teman ingin mengetahui apa itu routing dynamic, silahkan di baca penjelesan brikut ini!.

Latar belakang
Membagikan pengetahuan kepada teman-teman pembaca mengenai pengertian Routing dynamic.

Maksud dan tujuan
Dapat mengetahui apa itu routing dynamic.


Pembahasan
Routing dynamic adalah router yang me-rutekan jalur yang dibentuk secara otomatis oleh router itu sendiri sesuai dengan konfigurasi yang dibuat. Jika ada perubahan topologi antar jaringan, router otomatis akan membuat ruting yang baru. Routing dinamis merupakan routing protocol digunakan untuk menemukan network serta untuk melakukan update routing table pada router.

Dynamic routing besifat dinamik dan mampu melakukan update route dengan cara medistribusikan informasi mengenai jalur terbaik ke router lain. Kemampuan inilah yang membuat routing dinamik mampu beradaptasi terhadap perubahan topologi jaringan secara logical. Beberapa contoh routing dynamic yang bisa digunakan dalam jaringan internal suatu perusahaan yaitu RIP, IGRP, OSPF, dan EIGRP. Dalam prakteknya, masing-masing routing tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga perlu banyak pertimbangan yang baru dipikirkan agar bisa sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah pemborosan biaya dan pengembangan jaringan di kemudian hari
  • Ciri-ciri Dynamic routing :
-Router berbagi informasi routing secara otomatis
-Jumlah gateway sangat banyak .
-Routing tabel dibuat secara dinamik
-Membutuhkan protokol routing (contohnya RIP ,OSPF, dll ).

Kelebihan Dan Kekurangan Dynamic Routing

Kelebihannya
  • cocok untuk area yang luas,
  • routing table di buat secara dynamic,
  • router secara otomatis dapat berbagi informasi,
  • administrator tidak ikut campur tangan,
  • tidak perlu mengetahui semua alamat network yang ada.

kekurangannya
  • Beban kerja router menjadi lebih berat karena selalu memperbarui IP Table  pada setiap waktu tertentu,
  • Kecepatan pengenalan dan kelengkapan IP Table terbilang lama karena router membroadcast ke semua router lainnya sampai ada yang cocok sehingga setelah konfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap router mendapat semua alamat IP yang ada.


Kesimpulan
Dengan menggunakan routing dynamic, kita tidak usah lagi repot-repot dalam melakukan konfigurasi ulang ketika ada perubahan topologi jaringan.

Penutup
Sekian yang bisa saya share kali ini, semoga bermanfaat bagi teman-teman. Jika ada kesalahan dalam penulisan artikel, mohon di maafkan.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Referensi
mas facthurohman
modul cisco
READMORE
 

Cara Membuat Bootable Flasdisk di Terminal linux

Pendahuluan
 Assalamualaikum Wr.Wb.

Kembali lagi di blog sederhana saya, kali ini saya akan membagikan tutorial untuk membuat bootble flasdisk di terminal linux. gak usah lama-lama, jika kalian ingin mengetahuinya silahkan langsung saja di baca saja penjelesan yang di bawah ini!.

Latar belakang 
Pembuatan bootble ini dilakukan  ketika kita hendak mengistal sistem operasi.

Maksud dan tujuan
Dapat membuat bootble di Flasdisk menggunakan terminal linux.


Alat dan bahan
  • Laptop/pc
  • Flasdisk
Pembahasan
Mungkin ketika teman-teman melakukan bootable kalian menggunakan program GUI, itu mungkin hal yang sudah biasa. Nah pada kali ini saya akan mencoba mebagikan tutorial cara membuat Bootable di terminal linux. Berikut adalah langkah-langkahnya :
  • Pertama kita masuk kemode user root dulu, kemudian ketikkan perintah berikut ini :
fdisk -l

  • Lalu akan muncul seperti gambar di atas ini :
  • Lalu kita umount flasdisk kita dengan perintah berikut ini :
umount /dev/sdb1

  • Kemudian kita format Flasdisk kita dengan perintah berikut ini :
mkfs.vfat /dev/sdb1

  • Lalu kita cari file ISO yang akan kita gunakan, dengan cara mengetikkan perintah "ls". Disini saya menggunakan linux mint.18.cinnamont.32bit.
  • Jika file udah di temukan, kita eksekusi file dengan cara mengetikkan perintah berikut :
dd if=linuxmint-18-cinnamon-32bit-v2.iso of=/dev/sdb1 bs=512k

  • Kemudian tunggu hingga selesai.


Kesimpulan
Sebelum melakukan penginstalan OS terhadap Laptop/pc, kita membutuhkan bootblenya terlebih dahulu dari OS yang ingin kita install ke laptop/pc kita.

Penutup
Sekian yang bisa saya share kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman yang mengikuti tutorial ini. Jika ada kesalahan dalam penulisan artikel, mohon di maafkan.


Wassalamualaikum Wr.Wb.

Referensi
http://karaengcomputer.com/membuat-bootable-flashdisk-di-terminal-linux/ 
READMORE
 

Mengenal Routing Protocol


Pendahuluan
Assalamualaikum Wr.Wb

Kembali lagi di blog sederhana saya, kali saya akan sharing sedikit mengenai Routing protocol. Jika kalian ingin mengetahui apa itu Routing protocol, silahkan di baca penjelasan berikut ini!.

Latar belakang
Membagikan pengetahuan kepada taman-taman pembaca, tentang apa itu Routing Protocol.


Maksud dan tujuan
Dapat mengetahui apa itu Routing Protocol.


Pembahasan
Berbeda dengan dynamic routing, Kalau routing protocol adalah komunikasi anatar router. Routing protocol mengijinkan router untuk sharing informasi tentang jaringan dan koneksi antara router. Router menggunakan informasi tentang jaringan dan koneksi anatara router. Router menggunkan informasi ini untuk membangun dan memperbaiki tabel routingnya

Macam-Macam protocol pada routing dinamis


1. RIP (Routing Information Protocol)

Karakteristik atau ciri-ciri :
  • Menggunakan algoritma distance vector,
  • Routing protokol distance vector,
  • Metric berdasarkan hop count untuk pemilihan jalur terbaik,
  • Jika hop count lebih dari 15, paket dibuang.
RIP merupakan routing protokol yang memberikan routing table berdasarkan router yang terhubung langsung, Kemudian router selanjutnya akan memberikan informasi router selanjutnya yang terhubung langsung dengan itu. Adapun informasi yang dipertukarkan oleh RIP yaitu : Host, network, subnet, rute default. RIP terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

a. RIPv1 (RIP versi 1)

ciri-ciri :
  • Hanya mendukung routing classfull,
  • Tidak ada info subnet yang dimasukkan dalam perbaikan routing,
  • Tidak mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask),
  • Perbaikan routing broadcast,
  • Update routing dilakukan secara broadcast setiap 30 detik.
Routing Information protocol versi 1 mempunyai karakteristik sebagai berikut :
  • Distance Vector Routing Protocol,
  • Menggunakan metric yaitu hop count,
  • Maximum hop count adalah 15. 16 dianggap sebagai unreachable,
  • Mengirimkan update secara periodic setiap 30 sec,
  • Mengirimkan update secara broadcast ke 255.255.255.255,
  • Mendukung 4 path Load Balancing secara default maximumnya adalah 6,
  • Menjalankan auto summary secara default,
  • Paket update RIP yang dikirimkan bejenis UDP dengan nomor port 520,
  • Bisa mengirimkan paket update RIP v.1 dan bisa menerima paket update RIP v.1 dan v.2,
  • Berjenis classful routing protocol sehingga tidak menyertakan subject mask dalam paket update.Akibatnya RIP v.1 11. tidak mendukung VLSM dan CIDR,
  • Mempunyai AD 120.
b. RIPv2 (RIP versi 2)
ciri-ciri :
  • Mendukung routing classfull dan routing classless,
  • Info subnet dimasukkan dalam perbaikan routing,
  • Mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask),
  • Perbaikan routing multicast.
Secara umum RIPv2 tidak jauh berbeda dengan RIPv1. Perbedaan yang ada terlihat pada informasi yang ditukarkan antar router. Pada RIPv2 informasi yang dipertukarkan yaitu terdapat autenfikasi pada RIPv2 ini.
karakteristik :
  • Distance Vector Routing Protocol,
  • Metric berupa hop count,
  • Max hop count adalah 15,
  • Menggunakan port 520,
  • Menjalankan auto summary secara default.
2. IGRP (Interior Gateway Routing Protocol)

karateristik dan ciri-ciri :
  • Menggunakan algoritma distance vector,
  • Protokol routing distance vector,
  • Menggunakan composite metric yang terdiri atas bandwidth, load, delay dan reliability,
  • Update routing dilakukan secara broadcast setiap 90 detik.
Interior Gateway Routing Protocol (IGRP) adalah sebuah routing protocol berpemilik yang dikembangkan pada pertengahan tahun 1980-an oleh Cisco Systems, Inc Cisco tujuan utama dalam menciptakan IGRP adalah untuk menyediakan protokol yang kuat untuk routing dalam sistem otonomi (AS). IGRP memiliki hop maksimum 255, tetapi defaultnya adalah 100. IGRP menggunakan bandwidth dan garis menunda secara default untuk menentukan rute terbaik dalam sebuah internetwork (Composite Metrik).

Pada IGRP ini routing dilakukan secara matematik berdasarkan jarak. Untuk itu pada IGRP ini sudah mempertimbangkan hal berikut sebelum mengambil keputusan jalur mana yang akan ditempuh. Adapun hal yang harus diperhatikan: load, delay, bandwitdh, realibility.

3. OSPF (Open Short Path First)

karakteristik dan ciri-ciri :
  • Menggunakan algoritma link-state,
  • Protokol routing link-state,
  • Merupakan open standard protokol routing yang dijelaskan di RFC 2328,
  • Menggunakan algoritma SPF untuk menghitung cost terendah,
  • Update routing dilakukan secara floaded saat terjadi perubahan topologi jaringan.
OSPF adalah sebuah protocol standar terbuka yang telah dimplementasikan oleh sejumlah vendor jaringan. Jika Anda memiliki banyak router, dan tidak semuanya adalah cisco, maka Anda tidak dapat menggunakan EIGRP, jadi pilihan Anda tinggal RIP v1, RIP v2, atau OSPF. Jika itu adalah jaringan besar, maka pilihan Anda satu-satunya hanya OSPF atau sesuatu yang disebut route redistribution – sebuah layanan penerjemah antar – routing protocol.

OSPF bekerja dengan sebuah algoritma yang disebut algoritma Dijkstra. Pertama sebuah pohon jalur terpendek (shortest path tree) akan dibangun, dan kemudian routing table akan diisi dengan jalur-jalur terbaik yang dihasilkan dari pohon tersebut. OSPF hanya mendukung routing IP saja.

4. EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol)

karakteristik dan ciri-ciri :
  • Menggunakan algoritma advanced distance vector,
  • Menggunakan protokol routing enhanced distance vector,
  • Menggunakan cost load balancing yang tidak sama,
  • Menggunakan algoritma kombinasi antara distance vector dan link-state,
  • Menggunakan Diffusing Update Algorithm (DUAL) untuk menghitung jalur terpendek.
Distance vector protocol merawat satu set metric yang kompleks untuk jarak tempuh ke jaringan lainnya. EIGRP menggabungkan juga konsep link state protocol. Broadcast-broadcast di-update setiap 90 detik ke semua EIGRP router berdekatan. Setiap update hanya memasukkan perubahan jaringan. EIGRP sangat cocok untuk jaringan besar.
Pada EIGRP ini terdapat dua tipe routing protokol yaitu dengan distance vektor dan dengan Link state. IGRP dan EIGRP sama-sama sudah mempertimbangkan masalah bandwitdh yang ada dan delay yang terjadi.

5. BGP (Border Gateway Protocol)

karakteristik dan ciri-ciri :
  • Menggunakan routing protokol distance vector,
  • Digunakan antara ISP dengan ISP dan client-client,
  • Digunakan untuk merutekan trafik internet antar autonomous system.
BGP merupakan salah satu jenis routing protocol yang ada di dunia komunikasi data. Sebagai sebuah routing protocol, BGP memiliki kemampuan melakukan pengumpulan rute, pertukaran rute dan menentukan rute terbaik menuju ke sebuah lokasi dalam jaringan. Routing protocol juga pasti dilengkapi dengan algoritma yang pintar dalam mencari jalan terbaik. Namun yang membedakan BGP dengan routing protocol lain seperti misalnya OSPF dan IS-IS ialah, BGP termasuk dalam kategori routing protocol jenis Exterior Gateway Protocol (EGP). BGP merupakan distance vector exterior gateway protocol yang bekerja secara cerdas untuk merawat path-path ke jaringan lainnya. Update – update dikirim melalui koneksi TCP.

Kesimpulan
Routing dinamic merupakan routing yang mengijinkan antara router berkomukasi.


Referensi
-mas facthurohman
-modul cisco
READMORE
 

Pengertian Sudo su | Linux


Pendahuluan
Assalamualaikum Wr.Wb.

Kembali lagi di bllog sederhana saya, pada artikel kali ini saya akan sharing tentang pengenalan perintah SU, Sudo, dan Sudo su, di terminal Linux. Jika kalian ingin mengetahuinya, langsung saja kalian baca pembahasan berikut ini!

Latar belakang
Karena masih banyak orang yang salah dalam mengartikan dari 3 perintah dasar diatas, sehingga saya ingin membagikan pengetahuan saya tentang perintah linux.

Maksud dan tujuan
Untuk mengetahui perbedaan dari perintah perintah linux yang sering dipakai dalam pengoperasiannya sistem operasi linux

Pembahasan
Di Linux terdapat 3 perintah yang sering digunakan ketika kita mengelola sistem operasi linux yaitu sudo su , sudo dan su tetapi apakah kalian sudah tau benar arti dari 3 perintah diatas ? . Oke pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan artikel tentang pengertian yang diatas yang kadang disalah artikan oleh orang yang baru belajar linux, berikut adala penjelasannya :
  • SU
SU adalah singkatan dari Switch User bukan Super User , jadi dengan perintah ini kita dapat merubah user kita dari user1 ke user2 didalam sebuah system . Tetapi jika kalian menggtikan " su " tanpa nama user yang lain dibelakangnya maka secara deafult system akan mengganti user biasa menjadi Super User
  • Sudo
Sudo merupakan singkatan dari Super User Do , fungi dari perintah ini adalah kita meminta ijin agar kita diijinkan untuk menjalankan perintah superuser dengan mengunakan user biasa , sebagaimana ditentukan oleh kebijakan keamanan
  • Sudo Su
Terakhir adalah Sudo Su Sudo-su adalah sebuah perintah dalam command-line Linux. Apabila kalian memiliki akses root, maka sudo akan melakukan perintah sebagai superuser  "sudo su" memberikan kewenangan agar user biasa dapat bertingkah seperti super user (sudo -> super user do) sehingga user biasa pun dapat leluasa "menguasai sistem".   dan perintah ini berlaku sampai kita yang menutup terminal, tidak seperti perintah pada sudo

Kesimpulan
Dengan memahami perbedaan diatas kita dapat mengerti ternyata masih banyak kesalahan dalam pengartian perintah linux diatas.

Penutup
Sekian yang bisa saya share kali ini, semoga bermanfaat bagi teman-teman pembaca. Jika ada kesalahan mohon dimaafkan.

Refrensi
Perintah Dasar Linux yaitu MAN ( Manual )
READMORE
 

Pengertian dan Analogi TCP/IP

Pendahuluan
Assalamualaikum Wr.Wb.

Kembali lagi di blog seerhana saya, kali ini saya akan membagikan pengetahuan mengenai TCP/IP.


Latar Belakang
Membagikan pengetahuan mengenai TCP/IP, kepada teman-teman pembaca.


Maksud dan Tujuan
Dengan membaca artikel ini, saya harap teman-teman dapat mengetahui dan memahami apa itu TCP/IP.


Pembahasan
pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang TCP/IP yang dimana agar bisa di pahami kita akan menganalogikan 2 buah berkas yang masing-masing berkas tersebut memiliki sebuah aturan atau protokol yang menjelaskan bagaimana agar jaringan bisa bekerja dengan baik.
  • Apa itu Protokol?
Protokol adalah sebuat aturan atau prosedur yang membimbing bagaimana sebuah aktivitas selajaknya di jalankan. Nah kita analogikan layaknya Blueprint. Lalu apa itu BluePrint ? Blueprint adalah sebuah rancangan yang bagimana bentuk rumah yang kita buat dengan warna cat apa lalu sesuai dengan sebuah fondasi dan semen yang bagimana apakah atapnya mau dengan genting atau seng. Maka masing-masing dari semuanya bisa bekerja sama dalam membangun sebuah rumah yang kokoh dan sesuai yang kita inginkan. Nah begitulah analogi dari sebuah protokol jaringan yang mengatur dan menjadi standar dari sebuah jaringan .

TCP/IP merupakan singkatan dari Transmission Control Protokol/ Internet Protokol dan merupakan sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar menukar data dari satu komputer ke komputer yang lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju.

Sebenarnya TCP/IP memiliki 4 layer namun tidak terlalu berbeda dengan Osi layer yang memiliki 7 layer dan perbedaan itu terletak pada Layer Layer yang dimiliki kedua model tersebut.


Tapi untuk saat ini, anggap saja kita mengacu kepada TCP/IP layer yang original dengan 4 layer.


Sebenarnya ada banyak protokol pada setiap layer , namun agar mudah di pahami kali ini kita akan menggunakan studi kasus , kasusnya “disaat kita akan mengakses halaman web” maka prosses yang terjadi pada saat itu adalah :
  • Pada aplication layar
Aplikation layer berfungsi sebagai penyedia layanan bagi aplikasi yang kita gunakan dan dihubungkan dengan protokolnya. Ingat aplikasi ini sebagai penghubung antara aplikasi dan protokolnya. Contoh adalah yang paling sering kita gunakan saat ini untuk mengakses protokol dengan web browser, nah jadi tugas pada layer ini adalah mendefinisikan bagaimana browser kita bisa mengambil konten yang kita akses dai server sehingga biasa tampil di browser kita.

Intinya adalah ketika kita meng-akses suatu atau me-reseacrh kita akan melakukan permintaan kepada server dan server pun memberikan homepage dari apa yang kita akses tadi.
Untuk dapat memahami proses yang terjadi pada HTTP . Dicek dlu gambarnya.

Dari gambar yang telah kalian perhatikan diatas terdapat 3 proses yang terjadi yaitu.
Proses Get Header
Anggap kita akan mengakses https://AnungNet.blogspot.com/ maka artinya kita sedang meminta homepage (halaman) dari situs tersebut kepada server.
Proses Get Reply
Disini server akan membahas sesuatu untuk kita , kalau permintaan kita berhasil maka server akan terlebih dahulu membalas dengan HTTP header ‘OK’ yang bernilai ‘200’ lalu mengirimkan Homepage yang dimaksud, kalau ternyata permintaan kita tidak bisa di proses oleh server maka server akan membalas dengan HTTP Header ‘404’ yang berarti ERROR NOT FOUND.
n Proses HTTP Data
Karena komunikasi sudah berjalan maka server akan terus megirimkan konten pada https://AnungNet.blogspot.com/ ini.
Nah gayss udah paham blum pada Layer ini ?
Ok lanjut pada Layer selanjutnya... :D
l Layer Transport
Layer Transport merupakan lapisan ke 4 pada osi layer namun pada tcp/ip layer ini merupakan lapisan 2. Layer ini berfunsi sebagai penyedia layanan yang dapat di andalkan kepada protokol yang terletak di atasnya. Transport layer ini menggunakan protokol, misal TCP dan UDP:
TCP???
Analogi dari TCP . Pernahkah kalian mendownload musik/video di internet? Yah pasti pernah . Apakah kalian sadar bahwa selama ini kalian telah menggunakan protokol TCP dalam proses komunikasi antara kalian dengan server dan pasti kalian tidak bisa membuka dan mendengarkan musik hasil download kalian kecuali sudah terdownload 100%, ya kan?? Hal tersebut terjadi kerena fungsi dari TCP untuk mengirimkan seluruh segmen secara keseluruhan full dan tidak boleh ada segsem yang tidak terkirim.
UDP???
Protokol UDP , berbeda dengan TCP si client hanya bisa menikmati layanan yang di akses ketika server telah mengirim keseluruhan segmen. Protokol UDP memungkinkan client mendapatkan layanan dari server walaupun data belum terkirim semua. Contoh ketika kita sedang memutar musik/video dalam Server tersebut dan masih banyak yang lainnya.
l Network Layer
Network layer/Lapisan jaringan yang bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan dan engkapsulasi dari paket-paket jaringan menjadi paket-paket IP.
l Link Layer
Lapisan Link layer adalah lapisan yang dapat melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang mendeteksi kesalahan dan pentransmisian ulang terhadap freme yang gagal.
Analoginya Link ini merupakan istilah yang digunakan untuk menyebutkan jalur antara node yang saling terhubung. Data yang dikirim adalah nilai bits,pada physical , dan frame pada data link.

Maka ip packet yang dibentuk di layer network tadi akan di bungkuslagi seperti ini:

n Ethernet frame ini di transmisikan menggunakan sinyal bit melalui media penghubung.
n R1 menerima sinyal bit tersebut dan mengartikannya menjadi ethernet frame.
n Setelah ethernet frame terbentuk, maka ethernet header dan ethernet trailer tadi dibuang, menyisahkan IP packet.
Nah maka packet yang telah di terjemahkan lagi oleh si Link Layer penerima yang tadinya berbentuk bits paket bisa di teruskan melalui layer berikutnya yaitu network, transport, dan application layer si penerima.


Kesimpulan
Nah gayss itulah tadi penjelasan saya tentang TCP/IP semoga artikel ini dapat bermanfaat.


Penutup
Sekian yang bisa saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat bagi teman-teman pembaca. Jika ada kesalahan dalam penulisan artikel, mohon di maafkan.

Wassalamualaikum Wr.Wb.
READMORE
 

Pengenalan MikroTik | BLC Telkom Klaten

AssalamualaikumWr.Wb.

kembali lagi di blog sederhana saya,kali ini saya akan membahsan tentang MikroTik.

Latar belakang
  Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. 

Maksud dan tujuan
mengenal mikrotik
 
Pembahasan

  Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan pada tahun 1995 untuk mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) nirkabel. MikroTik sekarang menyediakan hardware dan software untuk konektivitas internet di sebagian besar negara di seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik adalah MikroTik RouterOS.

MikroTik RouterOS
    RouterOS merupakan produk dari mikrotik yang berupa software.RouterOS berfungsi sebagai sistem operasi yang di-install pada pc/komputer.sistem operasi ini akan mengubah komputer tersebut menjadi sebuah router dengan segala fitur yang sudah ada di dalanya.RouterOS ini dibangun berdasarkan Linux Kernel 2.6. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun.





RouterOS saat ini sudah mampu men-support banyak driver dan perangkat seperti ethernet, ISDN, USB 3G Modem, V35, Wireless card, memory card hingga LCD. Sebagai sebuah sistem operasi, RouterOS sudah memiliki fungsi yang melebihi sebuah router biasa. Fitur-fitur yang dapat diakomodasi antara lain:


  •      Routing
  •     Firewall
  •     User Management
  •     Bandwidth limiter
  •     Tunnel dan VPN
  •     Network Tools (Ping, MAC ping, Torch, Watchdog, dll)

RouterOS ini memiliki beberapa jenis lisensi yang menentukan fitur-fitur yang dapat kita gunakan. Lisensi Mikrotik disimpan di dalam media penyimpanan di mana RouterOS terinstall seperti Hardisk, USB, compact flash, dll. Jika Anda ingin menginstall ulang RouterOS, jangan sekali-kali memformat hardisk Anda karena lisensi ini akan hilang. Solusinya adalah menginstallnya langsung dengan cara menimpa RouterOS yang sudah ada.

Level Lisensi MikroTik RouterOS:

     Level 0 Free, gratis
    Level 1 Demo, perlu registrasi
    Level 3 WISP CPE, hanya lisensi volume
    Level 4 WISP, $45
    Level 5 WISP, $95
    Level 5 Contoller, $250

Untuk melakukan upgrade, perlu diperhatikan bahwa MikroTik RouterOS memiliki batasan upgrade. Untuk Level 3 dan Level 4 dapat melakukan upgrade hingga 1 versi mayor. Level 5 dan Level 6 dapat di-upgrade hingga 2 versi mayor.
Mikrotik RouterBoard
    Mikrotik RouterBoard ini adalah produk hardware dari Mikrotik. RouterBoard ini dibuat untuk menggantikan PC/komputer. Dengan ukuran yang lebih kecil dan sederhana, RouterBoard tentu lebih efektif digunakan terutama di tempat-tempat yang sulit dijangkau seperti di puncak tower.





Terdapat banyak versi RouterBoard yang beredar di pasaran, kita dapat memilih sesuai dengan kebutuhan kita. Setiap seri memiliki interface yang berbeda. RouterBoard menggunakan sistem pengkodean tertentu yang menunjukkan seri dan fasilitas yang ada di dalamnya.
Contoh :
RouterBoard 432
4 : Kelas/seri RouterBoard
3 : Memiliki 3 port ethernet
2 : Memiliki 2 slot miniPC/Wireless

Biasanya, terdapat kode lain di belakang versi seperti RouterBoard 432 U yang berarti RouterBoard tersebut juga dilengkapi dengan USB port.
Kode lain yang secara umum terdapat di belakang versi:
U : USB port
A : Advanced (level lisensi di atas 4)
R : Terdapat wireless card embedded
H : High performance dengan processor yang lebih tinggi
G : Memiliki Gigabit Ethernet

Mikrotik RouterBoard memiliki beberapa jenis arsitektur yang berbeda berdasarkan hardware dan versi. Setiap versi harus di-install dengan software RouterOS yang tepat. Berikut adalah arsitektur yang dimiliki Mikrotik:


  •      MIPSBE untuk arsitektur CRS series, RB4xx series, RB7xx series, RB9xx series, RB2011 series, SXT, OmniTik, Groove, METAL, SEXTANT
  •      x86 untuk arsitektur PC / X86, RB230 series
  •      PPC untuk arsitektur RB3xx series, RB600 series, RB800 series, RB1xxx series
  •      MIPSLE untuk arsitektur RB1xx series, RB5xx series, RB Crossroads
  •      TILE untuk arsitektur CCR series


Ada beberapa cara untuk mengakses MikroTik tergantung di mana Anda menginstallnya. Jika pada komputer Anda dapat langsung menggunakannya seperti komputer biasa, cara lain adalah menggunakan serial port, Telnet, SSH, FTP, WinBox, MAC-WinBox, MAC-Telnet, Web (http).

Fungsi MikroTik
  1. Pengaturan koneksi internet dapat dilakukan secara terpusat dan memudahkan untuk pengelolaannya.
  2. Konfigurasi LAN dapat dilakukan dengan hanya mengandalkan PC Mikrotik Router OS dengan hardware requirements yang sangat rendah.
  3. Blocking situs-situs terlarang dengan menggunakan proxy di mikrotik.
  4. Pembuatan PPPoE Server.
  5. Billing Hotspot.
  6. Memisahkan bandwith traffic internasional dan local, dan lainnya.
Hasil yang diharapkan
Dapat mengenal mikrotik dan fungnya

    sekian dari blog saya mengenai pengenalan MikroTik,jika ada kesalah dalam pembahsan saya mohon maaf.
 
referensi



READMORE